Home / Perpustakaan al-Kamal: Menuju Perpustakaan Berbasis Digital
Sebagian koleksi perpustakaan Al Kamal
Sebagian koleksi perpustakaan Al Kamal

Perpustakaan al-Kamal: Menuju Perpustakaan Berbasis Digital

Sejarah dan perkembangan

Perpustakaan merupakan suatu lembaga yang urgen dan mempunyai peran yang sangat vital dalam sebuah institusi pendidikan. Bukan hanya sebagai pusat sirkulasi peredaran buku, tetapi juga berfungsi sebagai wadah untuk meningkatkan kemampuan belajar, berfikir, membaca, dan menulis civitas akademika di lembaga tersebut. Karena memang di perpustakaan lah pusat segala informasi dan referensi yang dibutuhkan oleh seluruh civitas akademika.

Perpustakaan pusat di Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal Kunir Wonodadi Blitar, juga mempunyai fungsi yang kurang lebih sama dengan pemaparan diatas, meski dalam perjalannya banyak mengalami dinamika pasang surut.

Perpustakaan Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal sudah berdiri sejak sekitar tahun 1980-an dibawah naungan Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal. Sebenarnya, pada awal berdiri, lebih mirip hanya koleksi buku dan kitab dibandingkan sebuah perpustakaan. Hal itu disebabkan karena koleksi yang masih sangat terbatas, meskipun ada beberapa orang pengurus pesantren yang dikirim ke Jakarta untuk diklat perpustakaan.

Koleksi terbanyak saat itu adalah berupa kitab-kitab turast terbitan Darul Fikr Beirut Libanon. Hal itu maklum, karena Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal, adalah pesantren dengan kurikulum terpadu, yaitu memadukan kurikulum Salafiyah (tradisional) dan kurikulum Ashriyah (modern).

Seiring berjalannya waktu, perpustakaan Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal mengalami stagnasi perkembangan. Pengelolaan yang kurang tertata baik dan pengetahuan tentang perpustakaan yang kurang dari generasi selanjutnya, disebut-sebut menjadi factor utama dari stagnasi tersebut.

Stagnasi yang cenderung mundur tersebut mengakibatkan banyak sekali koleksi buku dan kitab yang hilang, kotor dan rusak karena memang tidak ada control, pengawasan dan pengelolaan yang rapi. Keadaan tersebut, berlangsung hingga selama bertahun-tahun kemudian.

Ma’had Aly menjadi Pelecut Semangat Kebangkitan

Pertengahan tahun 2012, Dr. KH. Asmawi Mahfudz, M.Ag, selaku pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal mendirikan Ma’had Aly Al Kamal. Angkatan pertama mempunyai 7 orang mahasantri yang berasal dari alumni yang kuliah di berbagai perguruan tinggi di sekitar Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal, diantaranya, IAIN (dulu masih STAIN) Tulungagung, STKIP PGRI Blitar, UM Malang kampus Blitar, dll.

Kelahiran Ma’had Aly Al Kamal pada awalnya belum memberikan dampak yang signifikan terhadap kebutuhan perpustakaan yang terotomisasi. Saat itu mahasantri (sekaligus mahasiswa), masih mengandalkan buku dan kitab yang dibeli sendiri atau meminjam dari perpustakaan kampusnya masing.

Namun seiring perkembangan Ma’had Aly al Kamal dengan jumlah mahasantri yang semakin besar, terhitung saat ini mempunyai sekitar 37 mahasantri dari lima angkatan, kebutuhan akan buku dan kitab sebagai literature pendukung perkuliahan juga semakin besar. Dan atas dasar itulah akhirnya pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal meminta penulis untuk mengirimkan proposal permohonan buku ke perpustakaan nasional di Jakarta, yang akhirnya disetujui meskipun harus menunggu beberapa bulan.

Sistem Terautomisasi dan Koleksi Buku

Setelah proposal permohonan buku disetujui oleh perpustakaan nasional dan fisik buku tiba di pesantren, permasalahan baru kemudian muncul, bagaimana dan system apa yang akan digunakan dalam mengelola buku di perpustakaan nantinya. Bersamaan dengan itu, pengasuh menunjuk penulis untuk mengelola segala sesuatu yang barkaitan dengan development perpustakaan tersebut.

Setelah melalui berbagai pertimbangan yang cukup matang dan diskusi dengan berbagai pihak, akhirnya penulis menjatuhkan pilihan pada SLiMS (Senayan Library Management System), sebuah sistem pengelolaan perpustakaan karya anak bangsa yang secara performa sangat mumpuni dan sudah digunakan oleh berbagai lembaga perpustakaan baik sekolah maupun lembaga-lembaga lain.

Sebagian koleksi perpustakaan Al Kamal
Sebagian koleksi perpustakaan Al Kamal

Perpustakaan Al Kamal sendiri teraotumisasi menggunakan SLiMS 7 Cendana, yang secara performa, selain ringan juga mempunyai tampilan interface yang simple dan mudah digunakan.

Pada Slims 7 cendana ini sudah dilengkapi dengan attachment file yang memungkinkan anggota perpustakaan untuk membaca buku secara online dalam bentuk pdf. Selain itu, Slims 7 juga sudah support barcode scanner sehingga nantinya akan memudahkan staf perpustakaan dalam layanan sirkulasi.

Adapun dalam hal koleksi, Perpustakaan Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal saat ini mempunyai ratusan koleksi kitab dan buku mulai dari kitab-kitab fiqih, tafsir, hadits, filsafat, dan lain-lain. Koleksi kitab ini berasal dari kitab-kitab koleksi perpustakaan lama yang semuanya berbahasa Arab. Sedangkan untuk koleksi buku berasal dari sumbangan Perpustakaan Nasional Jakarta.

Ditulis oleh: Muhammad Syaifudin, S.HI (Koordinator Pengembangan Perpustakaan Al Kamal)

%d bloggers like this:

Powered by themekiller.com