Home / Repository Al Kamal / MANAQIBAN OF SHAIKH ABDUL QADIR AL-JAILANI TRADITION: Study of Living Hadith in Kunir Wonodadi Blitar
Ilustrasi Manaqiban. Sumber: NU Online

MANAQIBAN OF SHAIKH ABDUL QADIR AL-JAILANI TRADITION: Study of Living Hadith in Kunir Wonodadi Blitar

Oleh: Salamah Noorhidayati & Kharis Mahmud

Keyword: Karl Manheim, Manaqib, Meaning, Sociology of Knowledge

Artikel ini menelaah makna tradisi dalam pembacaan Manaqiban Syaikh Abdul Qadir Jailani di Desa Kunir, Wonodadi Blitar. Artikel ini ditulis menggunakan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumen serta dianalisis dengan teori pengetahuan Karl Manheim.

Artikel ini menunjukkan bahwa, pertama, tradisi manaqiban yang  dipahami oleh penduduk Desa Kunir merupakan bentuk ajaran Islam yang dipandu oleh al-Qur’an dan Hadits san sebagai media untuk memperoleh berkah dari orang suci. Kedua, untuk penduduk Desa Kunir, tradisi manaqiban memiliki tiga makna, yaitu makna objektif yang mengacu pada suatu bentuk ketaatan beragama, makna ekspresif mengacu pada motif jama’ah dalam partisipasi manaqiban, dan arti dokumenter mengacu pada makna manaqiban sebagai sarana untuk melestarikan ajaran Islam dan mengakomodasi budaya lokal untuk menciptakan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

Url detail: https://digilib.alkamalblitar.com/?p=show_detail&id=4

Check Also

Penerapan Penggerak Bahasa dalam Meningkatkan Maharah Kalam Di Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal Wonodadi Blitar

Skripsi dengan judul “Penerapan Penggerak Bahasa Dalam Meningkatkan Maharoh Kalam Dipondok Pesantren Terpadu Al-Kamal Wonodadi …

Leave a Reply

%d bloggers like this:

Powered by themekiller.com